Paper

cecep_kusmana on July 11th, 2013

Masukan terhadap Policy Paper Fahutan IPB Download as PDF

Continue reading about PERSPEKTIF LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN

cecep_kusmana on July 11th, 2013

Saat ini, walaupun secara konsep kita harus menggunakan pola berfikir ekosentris (holistik) dalam pengelolaan lingkungan hidup, namun dalam kenyataannya secara de facto kita masih mempraktekkan etika anthroposentris dalam pengelolaan sumberdaya alam (SDA) dan lingkungan . Etika anthroposentris, dimana posisi manusia berada di luar lingkungan hidupnya/ekosistem tempat hidupnya, telah memposisikan manusia untuk memanfaatkan SDA sebanyak-banyaknya untuk […]

Continue reading about KESERASIAN PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN

cecep_kusmana on February 13th, 2012

The biological resources of the mangrove ecosystem which are believed to be highly productive are not only able to provide various valuable forest products, but also maintain estuarine water quality as a habitat for many commercially important species of fish and prawns. For tropical countries, the mangrove is one of the important natural resources for […]

Continue reading about MANAGEMENT OF MANGROVE ECOSYSTEM IN INDONESIA

Recently, more than 50 % of mangroves in Indonesia have been destroyed by various kinds of causes. The prominent causes result in the mangrove degradation as well as mangrove deforestation are over-exploitation, water pollution and mangrove conversion to other non-vegetated uses (Kusmana, 2008). Those degraded mangrove are distributed in many coastal areas all over Indonesia […]

Continue reading about The Growth of Rhizophora mucronata and Avicennia marina Seedlings Planted Using Guludan Technique in Coastal Area of Jakarta

Pendidikan merupakan kegiatan mendasar yang bersifat driving-force untuk terciptanya pembangunan yang bermaslahat bagi kesejahteraan manusia dalam kondisi lingkungan hidup yang baik. Hal ini disebabkan karena melalui pendidikan dapat dihasilkan manusia (sebagai pelaku pembangunan) yang berilmu, berbudaya, bermartabat, dan berakhlak mulia sebagai modal utama bagi pelaksanaan pembangunan suatu negara. Salah satu bidang ilmu yang merupakan sub-gugus […]

Continue reading about Core Bussiness Sarjana Kehutanan di Bidang Konservasi Sumberdaya Hutan

cecep_kusmana on January 12th, 2011

Mangrove merupakan suatu formasi hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, lantai hutannya tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut.  Ekosistem mangrove merupakan ekosistem interface antara ekosistem daratan dengan ekosistem lautan.  Oleh karena itu, ekosistem ini mempunyai fungsi yang spesifik yang keberlangsungannya bergantung pada dinamika yang terjadi di ekosistem daratan dan […]

Continue reading about Pengelolaan Mangrove yang Rasional

cecep_kusmana on January 12th, 2011

Abstract Tulisan ini menjelaskan beberapa teknik penanaman mangrove yang berhasil diterapkan pada tapak-tapak dengan karakteristik khusus.  Tapak-tapak dengan kondisi khusus tersebut adalah tapak dengan ombak besar, tapak dengan genangan air dalam,  tapak berlumpur dalam, tapak yang tertimbun pasir dan tapak berbatu atau berkarang. Adapun teknik-teknik yang digunakan untuk menanam mangrove pada tapak khusus adalah dengan […]

Continue reading about Rehabilitasi Mangrove pada Tapak-Tapak Khusus

cecep_kusmana on January 12th, 2011

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem interface antara ekosistem daratan dengan ekosistem lautan.  Oleh karena itu, ekosistem ini mempunyai fungsi spesifik yang keberkelangsungannya bergantung pada dinamika yang terjadi di ekosistem daratan dan lautan.  Dalam hal ini, mangrove sendiri merupakan sumberdaya yang dapat dipulihkan (renewable resources) yang menyediakan berbagai jenis produk (produk langsung dan produk tidak langsung) dan […]

Continue reading about Pengenalan Sistem Mangrove Secara Terpadu

cecep_kusmana on January 12th, 2011

Ditinjau dari tiga ekosistem utama (mangrove, padang lamun, terumbu karang) yang menopang produktivitas perairan pesisir dan lautan, PP No. 19 Tahun 1999 perlu direvisi karena criteria baku kerusakan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang yang tertera pada penjelasan pasal 8 ayat 1 dan 2 secara substansial tidak menempatkan ketiga ekosistem tersebut sebagai suatu ekosistem. Khusus […]

Continue reading about Respon Mangrove terhadap Pencemaran

cecep_kusmana on January 12th, 2011

Dewasa ini meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca (CO2, CH4, CFC, HFC, N2O), terutama peningkatan konsentrasi CO2, di atmosfir menyebabkan terjadinya global warming (peningkatan suhu udara secara global) yang memicu terjadinya global climate change (perubahan iklim secara global).  Fenomena ini memberikan berbagai dampak yang berpengaruh penting terhadap keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya di planet […]

Continue reading about Respon Mangrove Perubahan Iklim Global